Dugaan Limbah dan Upah Murah; PT TIS Batam Jadi Sorotan

BATAM – Aktivitas operasional PT Tan Indo Sukses (TIS) yang berlokasi di wilayah Batu Aji kini tengah menjadi pusat perhatian publik. Perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan plastik ini diterpa isu miring, mulai dari dugaan pencemaran lingkungan hingga praktik ketenagakerjaan yang dinilai tidak sesuai aturan.

Keluhan utama datang dari warga RT 02/RW 019 Sei Samak, Kelurahan Tanjung Uncang. Warga melaporkan bahwa lingkungan mereka kerap dibanjiri limbah cair berwarna putih dan berbusa yang mengeluarkan aroma menyengat. Kejadian ini biasanya memburuk saat hujan deras atau pada tengah malam.

Dampak dari luapan limbah tersebut dirasakan langsung oleh warga yang masih bergantung pada sumber air tanah. Beberapa sumur milik warga kini tidak lagi dapat digunakan karena airnya telah terkontaminasi bau limbah yang tajam. Kondisi ini memaksa warga untuk menutup sumur mereka dan mencari alternatif air bersih lainnya.

“Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa ada solusi dari perusahaan, kami tidak segan untuk turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa,” tegas salah seorang warga yang terdampak.

Selain persoalan lingkungan, PT TIS juga disorot terkait kebijakan internal mereka terhadap para pekerja. Perusahaan diduga menerapkan jam kerja selama 12 jam dalam sehari, namun hanya memberikan upah flat sebesar Rp180.000.

Lebih memprihatinkan lagi, muncul dugaan bahwa para pekerja tidak dibekali dengan perlindungan jaminan sosial seperti BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan. Praktik ini dinilai sangat berisiko, mengingat industri pengolahan plastik memiliki risiko kerja yang cukup tinggi.

Munculnya dua persoalan besar ini memicu desakan dari berbagai pihak agar instansi berwenang, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, segera melakukan audit investigasi menyeluruh terhadap PT TIS. Pemeriksaan ketersediaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang standar menjadi hal yang krusial untuk segera dipastikan.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya mencari akses komunikasi untuk mendapatkan klarifikasi resmi dari manajemen PT Tan Indo Sukses guna memberikan perimbangan informasi atas keluhan yang disampaikan oleh warga dan pekerja.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *